BREAKING NEWS
Search

Nuansa Tokyo di Timur Jakarta

Masterplan Proyek Orange County Cikarang (dok. Lippo Cikarang)

ORANGE COUNTY - LIPPO CIKARANG


Orange County Lippo Cikarang terus berkembang menghadirkan hunian-hunian terbaru. Banyak dihuni para ekspatriat membuat Orange County diburu para investor.



Bukan lagi ke barat, pasar properti di Jakarta kini bergerak massif ke sisi timur Jakarta. Selain harga tanah yang relatif lebih rendah, lahan kosong pun masih cukup tersedia. Sejumlah program strategis pembangunan infrastruktur pun diarahkan ke koridor timur Jakarta. Kondisi ini tidak lepas dari kawasan timur Jakarta yang diperuntukan sebagai kawasan industri, terbentang mulai dari Cikarang, Cibitung, Karawang, dan bakal terus berkembang sampai Cikampek dan Subang.     

Sebagai kawasan industri, infrastruktur boleh dibilang menjadi urat nadi yang sangat vital. Tanpa infrastruktur yang memadai sulit satu kawasan industri berkembang. 

Cikarang sebagai kawasan industri yang terbesar Indonesia bakal didukung oleh lima rencana pengembangan infrastruktur baru, diluar penambahan ruas jalur tol dan double-double track commuterline (DDT) Manggarai-Cikarang. Kelima proyek infrastruktur tersebut, yaitu Pelabuhan Laut Patimban atau Patimban Deep Seaport, Kertajati International Airport, Express Train atau Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Light Rail Transit (LRT), dan monorail.

Lippo Group yang telah hadir di Cikarang sejak tahun 1987 sebagai Kota Mandiri/Township, dipastikan akan menyambut pembangunan infrastruktur yang akan menjadi nilai lebih kawasan industri Cikarang. Saat ini, Lippo Cikarang memiliki akses tol langsung Cibatu KM 34,7 yang melengkapi dua akses yang telah ada sebelumnya, yaitu Cikarang Barat KM 28 dan Cikarang Pusat KM 37. 

Lippo Cikarang sudah membangun lebih dari 14.000 rumah dan dihuni sekitar 47 ribu warga, dimana sekitar 40 persen diantaranya adalah ekspatriat. Kota Mandiri ini dibangun di atas lahan seluas 3.000 hektar dengan 322 hektar diantaranya dipergunakan sebagai CBD Baru, Orange County. 


Proyek ini menelan dana investasi sebesar Rp250 triliun dengan 32 fasilitas dalam satu kawasan. 


Untuk tahap pertama akan dikembangkan di area seluas 19,5 hektar yang terdiri dari 12 tower residensial. Sebagaimana namanya, Orange County Cikarang ini pun diharapkan menyusul kesuksesan sebagai the new California City di Amerika Serikat dengan ribuan ekspatriat di dalamnya. 

Potensi Sewa
Tingginya minat investasi di kawasan Lippo Cikarang tentu tidak lepas dari keberadaan industri, baik dalam kawasan Lippo Cikarang (Delta Silicon, EJIP-East Jakarta Industrial Park dan Hyundai Industrial Park) maupun di sekitarnya.  Berbagai produk hunian yang diluncurkan pun selalu habis terjual dalam waktu singkat, baik apartemen maupun landed house, meski harga yang juga terus naik minimal 12-15 persen per tahun.

Di sisi lain, keuntungan atas investasi residensial di kawasan ini pun cukup tinggi. Return on investment (ROI) dari sewa apartemen misalnya, berkisar antara 16 persen hingga 20 persen. Contoh nyata di Apartemen Trivium yang setingkat di bawah Orange County. 

Untuk tipe 1 bedroom dengan luasan 37/38 m2, harga sewanya saat ini mulai dari Rp100 juta per tahun. Maka potensi return-nya adalah sekitar 16 pesen hingga 20 persen, jika dibandingkan dengan harga awal mulai Rp450 sampai Rp650 juta. 

Sementara untuk tipe 2 bedroom dengan ukuran 56 m2, harga sewa saat ini berkisar mulai Rp150 jutaan per tahun. Artinya,  potensi keuntungan dari sewa tersebut adalah sekitar 18 hingga 20 persen dari investasi awal sebesar Rp800 sampai Rp950 juta. Tingkat hunian di apartemen Trivium pun telah mencapai sekitar 60 persen, meski belum semua diserahterimakan.

Contoh lain di apartemen servis Axia South yang dibangun atas joint venture antara Toyota Tsusho Corporation, Tokyu Land, dan Lippo. Saat ini harga sewa mencapai 2.500 dollar Amerika per bulan untuk tipe deluxe room 36 m2. Bahkan tower kedua pun sudah dibangun dan sangat sukses dengan occupancy-nya yang mencapai 90 persen.

New California City
Selain lokasi dan akses, beberapa faktor lain juga turut menjadi pertimbangan para konsumen atau investor berinvestasi di Lippo Cikarang. Di antaranya adalah potensi pengembangan kawasan tersebut dengan berbagai rencana dan fasilitas pendukung di dalamnya. 

Hingga yang lebih detail, seperti konsep bangunan, desain atau layout, sepesifikasi bangunan, fasilitas, sampai pada progress pengembangannya. Semua ini yang menjadi pertimbangan para investor untuk masuk ke kawasan Orange County, terutama para ekspatriat. 

Masterplan Orange County fase pertama didesain oleh Kengo Kuma. Dia adalah arsitek yang terpilih menggarap National Stadium untuk Olimpiade Tokyo 2020 mendatang. Sementara sebagai lead architect-nya adalah Mitsubishi Jisho Sekkei Inc., dengan interior public space-nya adalah George Kunihiro, dan Salad Dressing, Singapura sebagai landscape architect-nya. Kolaborasi desainer dan arsitek dunia ini diyakini mampu menjadikan Orange County sebagai destinasi baru di koridor timur.


Sebanyak 12 tower megah, temasuk iconic tower akan berdiri mengelilingi area pengembangan Orange County tahap pertama ini. Disamping itu ada juga Lippo Hotel, Rumah Sakit Siloam, Lippo Mall, dan fasilitas pendidikan, seperti SPH dan UPH, serta Hikari Japanese School.


Saat ini sedang dibangun tower 1 hingga tower 6. Adapun empat tower pertama, yakni Irvine Suites, Westwood Suites, Pasadena Suites, dan Burbank Suites yang dibangun oleh kontraktor Total Bangun Persada sudah terjual habis. Kemudian tower kelima dan keenam merupakan joint venture antara Lippo Group dengan Mitsubishi Corporation yang kini dibangun oleh PT Kajima Indonesia. Tower kelima, Glendale Park yang diluncurkan 5 Desember 2015 sudah sold out. Saat ini, tower keenam, Newport Park tengah dipasarkan dengan penjualan yang mencapai 87 persen sejak diluncurkan 26 November 2016 lalu. 

Eksklusif
Newport Park dibangun setinggi 35 lantai dari podium dengan jumlah unit terbatas dan sangat eksklusif, dimana hanya ada 16 unit di setiap lantai. Ini tentunya jauh berbeda dengan rata-rata apartemen di koridor timur dengan minimal 30 unit di setiap lantainya. Newport sangat memperhatikan sisi privasi dan eksklusifitas para penghuninya. 

Bahkan hunian yang disebut smart apartment features ini juga telah dilengkapi dengan tiga sistem keamanan tercanggih, yakni retina access, smart doorlock, dan motion lighting sensor atau sensor gerak. Tidak ketinggalan, fasilitas pendukungnya pun disediakan, seperti Ofuro Japanese Spa, kolam renang, gym, kids pool and children playground, reading area, juga Japanese garden.  

Newport Park tersedia dalam 4 tipe, yakni 1 bedroom deluxe dengan ukuran 25 m2 dan 35 m2,  2 bedrooms deluxe dengan ukuran 48 m2 sampai 57 m2; 2 bedroom premium ukuran mulai 61 m2 sampai 67 m2; dan 3 bedrooms dengan ukuran mulai 86 m2 sampai 97 m2. Untuk tipe unit dengan ukuran 25 m2, hanya ada 1 unit di setiap lantai. Dan tiap-tiap unit memiliki balkon tersendiri. Sliding door-nya juga full glass sehingga memungkinkan bukaan pintu atau jendelanya yang lebih lebar.


Saat ini unit di Newport Park dipasarkan mulai dari Rp17 juta per m2 atau di kisaran Rp500 juta sampai Rp2,5, miliar. Harga ini sudah naik dari awal peluncuran di tower pertama, Rp13 juta per m2. 


Untuk dapat memiliki unit di Newport Park, maka dapat dilakukan dengan booking fee sebesar Rp10 juta per unit dan cicilan per bulan dapat dimulai dari Rp6 jutaan. */ [Pius - Majalah Property and The City Edisi 28/2017]



nanomag

Mereka akan selalu mengenangmu melalui karya yang menginspirasi dan tak berkesudahan


0 thoughts on “Nuansa Tokyo di Timur Jakarta