BREAKING NEWS
Search

Bekasi Utara Menyambut Pertumbuhan Ekonomi Baru

Perumahan di Bekasi Utara - Ilustrasi (Istimewa)

Bekasi terus tumbuh menjadi kota modern di dalam lingkungan megapolitan Jakarta. Bekasi, strategis di antara pusat bisnis dan industri, Jakarta, Karawang, dan Bogor. Kaum urban pun kini memilih Bekasi sebagai tempat tinggal utama yang strategis. Demikian para pebisnis maupun pengembang properti yang terus membidik kawasan ini sebagai garapan bisnis dan investasi yang potensial.

Melihat potensi yang begitu besar akan pengembangan Bekasi ke depannya, pemerintah juga getol membangun, membuka dan mengembangkan sejumlah akses baru ke wilayah itu. Infrastruktur dan moda transportasi dibenahi dan menjadi prioritas pengerjaan.

Salah satu wilayah di Bekasi yang juga mengalami dampak positif dari berbagai kemajuan tersebut, yakni Bekasi Utara. Kawasan ini terus tumbuh diantara pusat-pusat industri skala nasional dan internasional. Bekasi Utara kini ini telah terkoneksi dengan wilayah-wilayah sekitarnya melalui akses jalan tol maupun kereta api. Salah satunya Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Cikunir-Jatiasih-BSD (Bumi Serpong Damai). Adanya jalan tol tersebut semakin memudahkan masyarakat Bekasi yang akan menuju Cilincing, Tanjung Priok, Karawang, dan Cikampek, tanpa perlu keluar gerbang tol Cawang-UKI. Sementara lintasan kereta api listrik atau commuter line pun kian memadai dengan pembangunan dua rel ganda yang melewati Stasiun Bekasi di wilayah Bekasi Utara.

Mass Transportation

Berdasarkan data Jabodetabek Publik Transportation Policy Implementation Strategy (JAPTraPIS), ada sebanyak 2,5 juta perjalanan di Ibu Kota datang dari Bekasi. Sementara Bogor dan Depok sebanyak 2,2 juta perjalanan, dan dari Tangerang sebanyak 2,1 juta perjalanan. Volume perjalanan dari daerah penyangga itu memberikan kontribusi hampir separuh dari total volume perjalanan di Jakarta sebanyak 18,7 juta perjalanan.

Salah satu proyak pembangunan infrastruktur yang getol dilakukan adalah penambahan rel ganda menuju Bekasi yang langsung ditangani Kementerian Perhubungan. Proyek double-double track (DDT) Manggarai-Bekasi-Cikarang sepanjang 20 kilometer sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat Bekasi. Rencananya, rel ganda ini akan mulai beroperasi pada 2018.

Kepala Stasiun Bekasi Rohman pada pertengahan April 2015 lalu mengungkapkan jumlah penumpang Kereta Rel Listrik di Stasiun Bekasi terus mengalami peningkatan. Kini Stasiun Bekasi menempati urutan ketiga pengguna KRL terbanyak setelah Stasiun Bogor dan Stasiun Tanah Abang. Setiap harinya setidaknya sebanyak 30 ribu orang menggunakan KRL tersebut. Padahal sebelumnya Stasiun Bekasi berada di posisi kelima.

Masih seputar peningkatan aksebilitas transportasi dari dan menuju ke wilayah Bekasi adalah kembali akan dilaksanakannya pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang sempat mandek akibat krisis ekonomi 1998 lalu. Tidak hanya itu, Jalan Raya Kalimalang juga akan diperlebar sehingga bisa dilalui bus transjakarta.

Situs resmi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memublikasikan Tol Becakayu akan dibangun sepanjang 21 kilometer. Pembangunan tol itu terdiri atas dua seksi, yaitu Seksi Kasablanka-Jaka Sampurna sepanjang 11 kilometer dan Seksi Jaka Sampurna-Duren Jaya sepanjang 10,04 kilometer.

Pembangunan jalan Tol Becakayu yang dibarengi dengan pelebaran jalan Kalimalang tentu akan menjadi solusi mengurai kemacetan di Jalan Raya Kalimalang yang terus meningkat setiap hari.

Dan ini pun akan semakin dipermudah dengan rencana pembangunan jalur busway dari Setu (JORR 2), melintasi Jalan Siliwangi dan Tol Bekasi menuju Jakarta. Belum lagi rencana pembangunan jalan Tol Jatiasih-Setu (JORR 2).

Beberapa akses jalan tol baru yang juga telah masuk dalam rencana pembangunan dari dan menuju Bekasi, yakni Tol dalam kota JORR 2, dan tol di selatan kota Bekasi. Tol dalam kota JORR 2 terkoneksi dari arah Cibubur-Cileungsi-Setu Babelan-hingga ketemu ruas JORR 1di daerah Cakung. Sementara tol selatan Kota Bekasi nantinya terhubung dengan JORR 1 dan JORR 2.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga tengah mempersiapkan pembangunan Jalan Arteri Utara yang melintasi wilayah Utara Kabupaten Bekasi. Meski masih terkendala pemebebasan tanah di sejumlah titik, namun Pemerintah optimis proyek jalan sepanjang 23 kilometer ini dapat segera terlealisasi demi terwujudnya Bekasi Utara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Investasi Jangka Panjang

Meningkatnya pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada sektor transportasi dari dan menuju Bekasi Utara ditangkap sejumlah pengembang sebagai peluang bisnis dan investasi yang kian menjanjikan. Tercatat beberapa pengembang besar telah menancapkan pondasi bisnisnya di kawasan tersebut.

Salah satunya Metropolitan Park yang menghadirkan apartemen pertama di Jalan Lingkar Utara Bekasi. Apartemen yang dibangun oleh PT Starindo Kapital Indonesia (SKI) di atas lahan seluas 1,7 hektar ini menawarkan sejumlah kemudahan dengan hadirnya berbagai fasilitas dan sarana prasarana di sekitarnya. Apalagi, semakin terbukanya akses dari dan menuju kawasan itu, tentu semakin meningkatkan pula nilai investasi properti.

Menuju ke selatan, masih di kawasan Bekasi Utara, juga telah hadir Summarecon Bekasi yang dirancang sebagai compact city sebuah kota modern di atas lahan seluas lebih dari 240 ha. Summarecon Bekasi akan menjadi pusat komersial terkemuka untuk kawasan Bekasi dan sekitarnya. Dibangunnya kawasan permukiman baru ini diprediksi akan menimbulkan bangkitan dan tarikan pergerakan baru.

Sementara ISPI Group juga telah membangun Mutiara Gading City di atas tanah seluas 300 ha. Nilai investasi di kota mandiri ini pun kian melambung dengan hadirnya akses jalan Tol Cikarang-Tanjung Priok.

Jika semua akses telah terkoneksi dari dan menuju Bekasi dengan sejumlah mega proyek infrastruktur, seperti rel ganda kereta listrik dan sejumlah jalan tol, maka tidaklah dipungkiri, kawasan Bekasi, khususnya Bekasi Utara akan menjadi kawasan ekonomi baru dengan nilai investasi properti yang bakal meningkat dengan cepat pula.

Nah, tunggu apalagi. Segeralah berinvestasi sekarang untuk masa depan Anda! (Sumber: Majalah Property Edisi 12/2015)



nanomag

Mereka akan selalu mengenangmu melalui karya yang menginspirasi dan tak berkesudahan


0 thoughts on “Bekasi Utara Menyambut Pertumbuhan Ekonomi Baru