BREAKING NEWS
Search

Untung Menggiurkan Arifin Keukeuh di Bisnis Miniatur Perahu (1)

Kerajinan miniatur perahu yang dibuat oleh Arifin asal Purwakarta, Jawa Barat. Anda bisa memilikinya, menambah koleksi interior Anda. Harganya berkisar antara Rp400-an ribu hingga jutaan rupiah, tergantung ukuran dan tingkat kesulitannya. (Foto: Pius)
"Awalnya cuman iseng. Eh, ada yang tertarik dan bilang bagus. Dari situ saya lanjutkan dan mulai membuat miniatur kereta kencana, becak, delman, dan perahu.”

Sebuah ruangan, baik di kantor maupun di rumah tentu membutuhkan aksesori interior untuk semakin memperindah dan menjadikan kesan berbeda bukan? Salah satunya yang tengah digandrungi adalah miniatur perahu, yang telah hadir dalam berbagai bentuk dan jenis yang berbeda-beda. Para perajin pun berlomba mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk memproduksi miniatur tersebut.

Beberapa perajin mengaku peluang bisnis miniatur masih sangat menggiurkan. Apalagi, produk seperti itu tidak hanya digunakan sebagai pelengkap interior rumah atau kantor saja, melainkan juga sebagai hadiah atau kenang-kenangan. Maka bisnis ini pun melahirkan cukup banyak perajin dari berbagai daerah di Indonesia.
Kerajinan miniatur perahu yang dibuat oleh Arifin asal Purwakarta, Jawa Barat. Anda bisa memilikinya, menambah koleksi interior Anda. Harganya berkisar antara Rp400-an ribu hingga jutaan rupiah, tergantung ukuran dan kerumitannya. (Foto: Pius)
Sebut saja Lilik Teguh Prasetya dengan bendera usahanya Opal Interior Accessories. Pria asal Pati, Jawa Tengah ini mengaku beberapa produk interior yang dibuatnya mendapat respon pasar yang bagus. Usaha ini pun terus digeluti dan kini menjadi ladang bisnis bagi dia dengan pendapatan yang mencapai puluhan juta rupiah per bulannya.

Demikian halnya Arifin (42), salah satu perajin miniatur perahu yang sejak delapan tahun silam menekuni bisnis ini. Sejatinya Arifin adalah seorang teknisi di sebuah bengkel otomotif yang telah ditekuninya sejak SMP, bahkan hingga membuka bengkel sendiri. Namun dibalik kesehariannya mengurusi reparasi dan service kendaraan, ia mulai mencoba-coba membuat miniatur dari bahan-bahan seadanya.

“Waktu itu cuman iseng aja. Coba-coba saja dari bahan seadanya, seperti dari daun pisang dan daun kelapa sebagai bodi. Saya coba membuat miniatur kereta kencana, becak, dan delman. Eh, ada yang bilang bagus. Dari situ maka saya coba teruskan,” ujar Arifin kepada IndoTrading News, beberapa waktu lalu.

Coba dan terus mencoba. Meski selalu gagal, Arifin terus belajar tahap demi taham, langkah demi langkah. Gayung bersambut, usaha penuh perjuangan tersebut berbuah hasil. Keberhasilannya memproduksi miniatur mulai terhendus ke khalayak ramai, terutama di sekitar Purwakarta, Jawa Barat.
Produk miniatur perahu milik Arifin telah dipasarkan ke berbagai daerah, bahkan sudah Malaysia. (Foto: Pius)
Setelah merasa cukup mampu untuk menekuni usaha ini, ayah tiga putri ini pun beralih profesi, menekuni kerajinan miniatur. Bengkelnya otomotifnya ditutup, dan beralih ke bengkel kerajinan. Pemilik usaha Danau Biru ini pun mulai memproduksi berbagai jenis miniatur, seperti becak, delaman, sepeda, dan berbagai jenis lainnya. Tidak hanya itu, kepiawaian dan kreativitasnya yang telah diasah sejak lama pun mampu ia gunakan untuk memproduksi berbagai hasil kerajinan lainnya. Pasar pun menyambut positif berbagai jenis aksesori interior miniatur-nya tersebut. [pius klobor/IndoTrading News]



nanomag

Mereka akan selalu mengenangmu melalui karya yang menginspirasi dan tak berkesudahan


0 thoughts on “Untung Menggiurkan Arifin Keukeuh di Bisnis Miniatur Perahu (1)