BREAKING NEWS
Search

Sumber Mulyo, Merambah Dunia dengan Mebel Antik ‘Palsu’

Abdullah (Foto: Pius)
Pada 2013, Sumber Mulyo mengekspor 55 kontainer mebel ke berbagai negara dengan tujuan terbanyak ke Amerika dan Belanda.

Meski masih berada di posisi ke-13 negara eksportir mebel di dunia, namun mebel Indonesia tetap punya pangsa pasar yang sangat menjanjikan. Sebut saja Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa dan Asia lainnya yang justru menjadi pelanggan tetap bagi beberapa perusahaan mebel tanah air. Lantas produk seperti apakah yang paling diminati pasar internasional tersebut?

Salah satu jenis mebel yang sangat diminati pasar internasional adalah mebel-mebel bergaya “tua” atau yang terbuat dari bahan (kayu-kayu) ‘bekas’. Tekstur ketuaan kayu terlihat pada setiap bahan kayu yang digunakan akan semakin menjadikan mebel tersebut sebagai sebuah produk bernilai seni, antik, dan unik. Adapun beberapa perusahaan furnitur di tanah air menggunakan bahan kayu bekas, seperti dari kapal maupun bekas bangunan untuk memroduksi produknya. Namun demikian, ternyata tak mudah lagi mendapatkan bahan baku tersebut, sehingga jalan keluarnya adalah “bermain pada finishing”.

CEO UD Sumber Mulyo, H. Abdullah mengakui, tak mudah mendapatkan kayu-kayu bekas, baik dari kapal maupun sisa bangunan. Dengan demikian, untuk tetap menghadirkan mebel-mebel tua tersebut, maka jalan keluar yang dilakukan adalah mengubah kayu baru menjadi tua.

“Barang baru, tapi dibuat lama. Jadi kami bermain di tahap finishing, sehingga produk kami terlihat seperti terbuat dari kayu bekas,” ujar Abdullah kepada IndoTrading News di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Konsep produk tua ini menurut Abdullah, diproduksi untuk mengisi permintaan pasar yang peminatnya masih cukup tinggi. “Pasarnya lagi bagus dengan produk yang begini. Apalagi sekarang ini juga cukup sulit mencari kayu-kayu bekas,” Abdullah menyampaikan alasannya.

Bahan jenis kayu yang digunakan oleh perusahaan mebel asal Klaten, Jawa Tegah ini didominasi oleh kayu jati dan mahoni yang diperolehnya dari beberapa daerah, seperti Wonogiri, Pacitan, dan lainnya.

Usaha ini berawal dari seorang tukang kayu, H. Wiyoto (ayah mertua dari Abdullah) yang menekuni industri furniture lebih dari 30 tahun lalu. Pengalaman berharga tersebut kemudian menjadi cikal bakal berdirinya beberapa perusahaan mebel yang dikembangkan oleh anak-anaknya. Salah satunya yang berbendera “UD Sumber Mulyo” yang didirikan pada 1994 lalu – usaha tersebut kini tengah mengarah ke grup usaha “Sumber Mulya Group”.

Kini, perusahaan yang berkantor di Jalan Raya Serenan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ini hadir sebagai sebuah perusahaan manufaktur dan eksportir mebel-mebel berkualitas internasional. Mebel-mebel tersebut ditampilkan dengan desain dekoratif nan unik, efek antik, dan tampilan warna-warna alami yang menyatu dengan tekstur kayu untuk semakin menambah kesan tua dan antik pada produk mebel besutan Sumber Mulyo ini.
Tak hanya itu, produk-produk mebel bergaya kayu modern dan kayu solid pun dihadirkan dengan beragam desain yang unik. “Kami selalu mengikuti perkembangan pasar, sehingga inovasi terus kami kembangkan untuk menambah koleksi produk-produk kami,” terang Abdullah.

Industri furnitur diakui Abdullah sebagai ladang bisnis yang sangat menjanjikan. Dia yang sejatinya adalah seorang engineer pesawat terbang ini pun kepincut terjun menjalankan usaha ini. Sejak 2001, Abdullah mulai fokus di bisnis mebel tersebut. Abdullah berbagi peran bersama mertuanya, ia mengurusi marketing dan pemasaran, sementara H. Wiyoto fokus mengurusi produksi.

————————————————-
SUMBER MULYO FURNITURE
Berdiri: 1994
Produk: Living Room, Dining Room, Bedroom, Reproduction Antiques, Home Furnishing & Decorative Items, Wooden.
Sertifikat SVLK (Indonesia Legal Wood) Mei 2013, No: 824303130024.
Pemasaran: Fokus pasar Ekspor dengan negara-negara tujuan Amerika, Eropa, dan lain-lain.
Pasar Indonesia, diutamakan dalam jumlah besar, seperti ke hotel-hotel, perkantoran, dan lain-lain.
Alamat: Jl . Raya Serenan, Kec. Juwiring, Kab. Klaten, Jawa Tengah 57472, Indonesia.
Telp/Fax: 0271 7893622
Website: www.sumbermulyo.com
————————————————-

Ekspor 55 Kontainer
Memiliki pengalaman puluhan tahun, Sumber Mulyo telah menjaring pasar di berbagai belahan dunia. Adapun pasar yang Amerika dan Eropa menjadi ladang bisnis yang sangat mengairahkan bagi mebel antik perusahaan ini. Mereka pun telah menjadi pelanggan setia Sumber Mulyo yang rata-rata menjalin kerja sama di atas lima tahun.

“Pelanggan kami kebanyakan dari Amerika dan Belanda yang rata-rata sudah lebih dari lima tahun bekerja sama dengan kami,” jelas Abdullah.

“Mereka (pelanggan luar negeri) lebih menyukai mebel antik yang simple. Small furniture,” sambung dia.

Abdullah menjelaskan, fokus pasar Sumber Mulyo memang lebih mengarah ke pasar luar negeri. Namun demikian, permintaan pasar dalam negeri pun bisa saja dilayani, terutama dalam jumlah besar, seperti ke hotel, kantor, dan lainnya.

“Seperti beberapa waktu lalu ada sebuah hotel di Yogyakarta. Mereka sangat tertarik dengan produk kami ini. Kok bisa kayu baru dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi seperti kayu bekas/kayu tua. Kalau kayu bekas ya wajar tampil seperti ini, tapi ini kan kayu-kayu yang masih baru. Jadi mereka tertarik dengan produk kami,” ceritanya.

Kata dia, respons pasar terhadap produk mebelnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan permintaan pada tahun 2013 lalu meningkat drastis. “Total ekspor tahun 2013 lalu mencapai 55 kontainer. Ini tertinggi dari tahun sebelumnya yakni sekitar 30an kontainer.”

Pada tahun ini, Abdullah menargetkan ekspor produknya di atas 50 kontainer. Apalagi menurutnya, pasar mebel dunia juga kian terbuka terhadap mebel Indonesia yang semakin beragam. “Kami juga sudah mendapatkan sertifikat Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) sejak Mei 2013 lalu. Dengan begini, produk kami juga menjadi lebih mudah diterima pasar internasional sebagai produk dengan bahan baku kayu yang resmi,” terangnya.

Sebagai informasi, pada pameran furnitur bertajuk Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2014, di Jakarta International Expo (JIExpo), 11-14 Maret lalu, Sumber Mulyo berhasil mendapatkan 15 buyers internasional. Empat buyers diantaranya berasal dari Australia yang kini berminat pada produk mebel bercorak kayu bekas “tua”. [pius klobor/IndoTrading News]



nanomag

Mereka akan selalu mengenangmu melalui karya yang menginspirasi dan tak berkesudahan


0 thoughts on “Sumber Mulyo, Merambah Dunia dengan Mebel Antik ‘Palsu’