BREAKING NEWS
Search

Akar Jati, Kini jadi Perlengkapan dan Perabot Restoran, Hotel, dan Rumah Anda


Restoran, hotel, apartemen, atau rumah Anda akan terlihat sangat menarik jika menggunakan produk-produk antik dan alami dari akar kayu jati ini.

JATI (teak) diketahui sebagai sejenis pohon penghasil kayu bermutu tinggi. Berbagai produk mebel atau furnitur dan aksesori lainnya dapat dihasilkan dari pengolahan kayu jati tersebut. Namun, pernahkah Anda melihat atau mengetahui berbagai produk multifungsi (fungsional) dan aksesori menarik yang terbuat dari akar jati?

Mungkin bagi sebagian orang, akar jati hanyalah sampah atau barang tak layak pakai yang dibiarkan begitu saja. Tapi tidak bagi para pengrajin asal Jawa Timur (Jatim) ini. Dengan satu dua sentuhan seni, di tangan mereka, akar jati tersebut menjadi produk-produk bernilai jual tinggi.

Wahyu Kusumo Hadi, pemilik usaha berlabel Putera Nusantara, menuturkan, semua produknya terbuat dari akar jati, dan merupakan produk fungsional. Kayu jati, menurut dia, memiliki keunggulan tersendiri, lebih dari itu sudah dikenal masyarakat luas sebagai pohon penghasil kayu yang dapat diolah menjadi berbagai produk berkualitas, dan unik, serta menarik.

“Kayu jati sudah tidak dibantah kualitasnya. Dan akarnya ini kan biasanya dilepas begitu saja, bahkan ada yang ambil untuk dijadikan kayu bakar. Untuk itu kami manfaatkan akar-akar tersebut kemudian dijadikan berbagai produk unik seperti ini,” kata Wahyu kepada IndoTrading.com, di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (24/4/2013).

Wahyu melanjutkan, “Kami memanfaatkan sesuatu yang dibuang atau limbah, yang biasanya tidak digunakan. Jadi istilahnya, saya adalah pemulung akar jati, yang kemudian kami olah menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti ini.”

Adapun proses pembuatannya, cerita Wahyu, dimulai dari membersihkan selanjutnya membubut bongkahan akar tersebut. Tahap ini pun tidak sembarang dilakukan, lantaran para pengrajin harus jeli membaca dan melihat karakter, bentuk dan struktur akar atau urat-urat kayu tersebut.

“Pengerjaan tersebut mengikuti bentuk dan karakter akarnya, juga urat-urat kayunya. Kalau memang bentuk akarnya seperti mangkuk, ya kita buat seperti itu. Atau kalau bentuknya seperti guci, dan lainnya ya kita ikuti. Inilah tahap yang sangat menentukan dan utama dalam produksi,” ceritanya.

Tahap selanjutnya adalah pengamplasan. “Tahap ini memang membutuhkan waktu yang agak lama. Ada beberapa nomor ampelas yang kita gunakan untuk memenuhi hasil seperti ini.”

Akar jati tersebut, kata dia, didatangkan dari beberapa wilayah di Jawa Timur. “Kami bekerja sama dengan masyarakat sekitar yang punya banyak limbah akar jati. Dengan demikian, secara ekonomi pun mereka bisa mendapatkan pemasukan dari menjual akar-akar kayu jati ini,” ungkap Wahyu.

Sejak memulai produksi pada 2001 lalu, usahanya itu telah menghasilkan beragam produk-produk menarik, seperti talenan (cutting board), nampan, tempat/keranjang buah, tempat ikan, dan berbagai varian mangkuk, seperti erotion bowl/mangkuk erosi, tatakan mangkuk. Ada juga tatakan gelas dan varian sendok, piring-piring kayu, dan berbagai produk fungsional lainnya.

Produk lain yang tak kalah unik dan menariknya dari akar jati tersebut, yakni berbagai jenis meja, seperti meja makan, meja rias lengkap dengan cerminnya, juga kursi, sketsel, guci, dan lain-lain.

“Banyak produk yang bisa dibuatkan dari akar kayu jati ini. Dan kami juga menerima pemesanan berbagai produk dan aksesori dari akar kayu jati tersebut,” tuturnya.

Aman Digunakan
Finishing menjadi tahap akhir dalam memroduksi sebuah produk. Melalui proses tersebut, sebuah produk akan terlihat semakin menarik. Demikian halnya bagi Wahyu, namun hanya finishing ‘ramah lingkungan’ yang patut bagi produk-produknya, terutama produk yang langsung bersentuhan dengan makanan.

“Inilah yang membedakan produk kami dengan lainnya. Semua produk kami dari akar jati tersebut kami buat secara natural, tanpa menggunakan pelitur atau vernis, sehingga memang aman untuk makanan,” terang dia.

Bahkan, lanjut Wahyu, banyak costumer dari kalangan ekspatriat yang sangat menyukai produknya.

“Meskipun bahan bakunya dari ‘limbah’ tapi aman digunakan, karena natural, tanpa bahan kimia,” tegasnya.

Sejak mulai diproduksi, produk-produk dari Putera Nusantara ini sudah dipasarkan ke berbagai wilayah di Indonesia. Tiga wilayah yang menjadi penyerap pasar terbesar, selain Jawa Timur, adalah Bali, Yogyakarta, dan Jakarta.

“Bali adalah salah satu pasar yang cukup baik bagi produk-produk kami. Di sana kami distribusikan ke beberapa reseller untuk dipasarkan kembali,” ujarnya.

Sementara harga dipatok mulai dari Rp15 ribuan hingga jutaan rupiah. Wahyu bilang, dari usahanya tersebut, ia mampu meraup omzet hingga Rp45 jutaan per bulan.

Produk ‘Bekas’
Putera Nusantara merupakan sebuah grup usaha dari lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di berbagai bidang, baik  sosial, ekonomi maupun budaya. Usaha yang resmi berdiri sejak 2010 ini tidak hanya memroduksi beragam produk dari akar kayu jati, tapi juga punya produk lain, seperti mebel yang menggunakan kayu bekas, baik dari bantalan rel kereta api, kayu jati tua bekas bangunan, dan lain sebagainya. Produk-produk tersebut didesain menyerupai desain produk di era flinstone yang sangat primitif tanpa meninggalkan nilai seni dan budaya Indonesia sebagai ciri khas utama.

Produk lainnya dari grup usaha kecil menengah (UKM) ini, yakni kerajinan batok kelapa/coconut craft. Dengan bahan dasar batok kelapa, dapat diproduksi berbagai produk, seperti tempat sampah, tempat stationery, fas/pot bunga, tempat tissue, wastafel, nampan, tempat buah, dan sebagainya. Produk-produk ini pun dapat dihiasi dengan logo perusahaan, atau gambar sesuai permintaan. Cocok untuk di hotel, apartemen, maupun rumah Anda.

Ada juga rumah miniatur dari stick ice cream. Produk dengan lama pembuatan sekitar 2-3 minggu ini dapat disesuaikan dengan permintaan, baik ukuran, model, dan lainnya. Dan yang tak kalah menariknya, yakni varian produk wastafel  yang terbuat dari kerang/shell craft. Dengan desain yang sangat menarik dan dipadukan dengan bebatuan laut, produk yang terlihat alami ini pun sangat cocok jika diletakkan di apartement, hotel dan rumah tinggal Anda. [Pius Klobor/IndoTrading News]



nanomag

Mereka akan selalu mengenangmu melalui karya yang menginspirasi dan tak berkesudahan


0 thoughts on “Akar Jati, Kini jadi Perlengkapan dan Perabot Restoran, Hotel, dan Rumah Anda