BREAKING NEWS
Search

Merencanakan Keuangan untuk Membangun Usaha (bagian 1)

Mike Rini (Foto: Pio)
Perencanaan adalah langkah awal untuk memulai sesuatu. Demikian halnya rencana untuk membuka sebuah usaha, perlu perencanaan yang matang, baik keuangan, perlengkapan, dan sebagainya.

Menurut Mike Rini Sutikno, Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE), ada tiga pertanyaan mendasar yang menjadi acuan sebelum memulai sebuah usaha, yakni why, what, dan how. Semuanya bisa dituangkan dalam rencana bisnis (business plan) yang juga menjadi tujuan atau visi dan misi membuka dan menjalankan rencana usaha tersebut.

Nah, untuk selanjutnya mengenai alasan kenapa kita memilih sebuah bisnis, model/bentuk bisnisnya seperti apa, dan bagaimana persiapannya atau apa saja yang perlu dilengkapi, berikut nukilan wawancara wartawan IndoTrading.com dengan Mike Rini, ketika ditemui di Jakarta Selatan, awal bulan ini, Senin (1/10/2012).


Apa saja yang perlu dipersiapakan untuk memulai rencana menjalankan sebuah usaha?
Ada banyak hal yang harus dipersiapkan, termasuk soal keuangan. Tapi sebelum itu, kita harus bisa menjawab tiga pertanyaan tadi, why, what, dan how.

Why-Kenapa kita mau berbisnis? Kenapa memilih bidang ini? Pada umumnya orang akan menjawab, “untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari atau kebutuhan rumah tangga.”
Ada banyak cara dan jenis usaha yang bisa dilakukan untuk menjadi wirausahawan. Salah satunya dan yang termudah adalah berdagang; beli barang di mana, dan menjualnya ke mana. Tapi ini juga perlu ilmu dan skill untuk menentukan, jenis barang, tempat usaha, dan sebagainya.

Tapi yang kita maksudkan di sini, dan lebih bermakna sebagai seorang wirausahawan adalah menciptakan sebuah produk atau jasa. Jadi semua ini tentu ada alasannya. Dan alasan inilah yang nantinya yang akan menjaga kita untuk tetap konsisten dalam menjalankan bisnis ini bertahun-tahun kemudian. Jadi, why atau alasan ini harusnya menjadi sebuah visi dan misi kita ke depan.

What-Misalkan, bidang usaha yang hendak dijalankan adalah makanan sehat, dengan alasan agar masyarakat Indonesia bisa menikmati makanan yang sehat, enak, dan dengan harga yang terjangkau.

How-Jika Anda sudah menetapkan visi usaha, jenis dan bentuk barang atau jasanya seperti, maka sekarang tinggal bagaimana kita memulai usaha tersebut. Nah, untuk memulai usaha tersebut, yang harus dipersiapkan adalah prasarana dan sarana.

Apa saja prasarana dan sarana tersebut?
Prasarana merupakan hal-hal yang mendahului atau harus sudah ada sebelum menjalankan usaha tersebut agar usaha bisa beroperasi. Contoh, tempat usaha, perizinan, dan lainnya. Sementara sarana adalah alat-alat yang akan digunakan, termasuk juga, siapa yang nanti akan mengerjakannya.

Apakah semua ini yang termasuk dengan rencana bisnis atau business plan?
Ya betul, jadi intinya kita harus bisa menjawab pertanyaan di atas. Apa tujuan bisnis kita atau dalam bahasa sederhananya adalah visi dan misi. Lantas, bagaimana dengan produknya, apakah barang atau jasa, merek usaha, pengelola, atau cara produksi dan strategi pemasaran, serta aspek keuangan yang berkaitan dengan kebutuhan penjualan. Itulah yang namanya rencana bisnis.

Menurut ibu, bidang usaha seperti apa yang layak untuk dijalankan saat ini? Bagaimana dengan peluang usaha bersifat kemitraan atau waralaba/franchise?
Saya rasa banyak cara untuk berwirausaha, dan salah satunya adalah waralaba. Jika waralaba, berarti kita membeli sebuah sistem yang sudah dibangun. Jadi kita tinggal membeli hak gunanya saja. Karena membeli hak, berarti kita harus membayar royalty/kontrak. Sehingga, bisnis seperti ini cocok bagi orang yang mau berbisnis tapi tidak mau repot sejak awal.

Jadi menurut saya, jika hendak menjadi seorang wirausaha, sebaiknya bisa untuk menciptakan sesuatu yang baru. Rencanakan, dan laksanakan sendiri usaha tersebut. (bersambung…/IndoTrading News)


Pelajari dan dalami ulasan ini, sebelum masuk pada perencanaan dan pengelolaan keuangan untuk membangun sebuah usaha.


TAG

nanomag

Mereka akan selalu mengenangmu melalui karya yang menginspirasi dan tak berkesudahan


0 thoughts on “Merencanakan Keuangan untuk Membangun Usaha (bagian 1)